GARIS WAKTU
Oleh: Brian Aga (M.O.R.O.M)
Setiap kebisingan memiliki titik nol. Bagi kami, MOROM bukan sekadar proyek musik yang muncul tiba-tiba, melainkan hasil dari pertemuan dua pemikiran yang sepakat bahwa diam bukanlah sebuah pilihan di tengah dunia yang penuh dengan retorika kosong.
Pertemuan di Pusaran "Valentine Death"
Semuanya bermula pada Februari 2025. Di tengah atmosfer acara Valentine Death, Brian Aga dan Mas Aan pertama kali dipertemukan. Pertemuan itu bukanlah sekadar perkenalan biasa di balik panggung; itu adalah awal dari sinergi frekuensi yang sama.
Sejak saat itu, komunikasi terus terjalin. Kami menghabiskan banyak waktu untuk bertukar informasi—mulai dari teknis penyelenggaraan event, pengembangan proyek musik, hingga kegelisahan yang sama terhadap kondisi sosial yang kian hari kian tidak masuk akal. Kami menyadari bahwa ada narasi besar yang harus disuarakan, sebuah perlawanan yang membutuhkan medium lebih keras dari sekadar kata-kata.
Januari 2026: Kelahiran Monarchy of Rhetoric Over Mortal
Setelah hampir satu tahun bertukar gagasan dan mematangkan visi, kami sampai pada sebuah titik balik. Di Januari 2026, setelah mengisi acara untuk korban bencana di Aceh dan Sumatera ,kami memutuskan untuk berhenti hanya sekadar berdiskusi dan mulai bertindak.
Lahir lah sebuah entitas bernama MOROM—sebuah akronim dari Monarchy of Rhetoric Over Mortal.
Kami memilih nama ini sebagai bentuk sindiran terhadap realitas zaman sekarang: sebuah era di mana "kata-kata" dan "pencitraan" telah naik takhta menjadi penguasa absolut (Monarchy), sementara nilai-nilai kemanusiaan (Mortal) hanya dianggap sebagai residu yang bisa diabaikan.
Visi ke Depan
MOROM dibentuk bukan untuk menjadi pelengkap daftar band di poster acara. Kami hadir untuk menjadi pengarsip kegelisahan. Dengan formasi dua orang inti dan didukung oleh rekan-rekan additional yang memiliki semangat serupa, kami mulai menyusun kepingan demi kepingan nada dan lirik yang nantinya akan menjadi amunisi dalam EP perdana kami, "RESIDU ORDE".
Perjalanan ini baru saja dimulai. Dari pertemuan di Valentine Death hingga menjadi sebuah kekuatan musik, kami mengundang kalian untuk menjadi saksi atas setiap bait yang kami muntahkan.
Selamat datang di barisan kami. Tetap bising, tetap waspada.



Komentar
Posting Komentar